Informasi Wisata Indonesia

Saturday
Sep 04th
Text size
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Home Mice Exhibition "Banjarese Night" Even Promo Pariwisata dan Budaya Kalimantan Selatan

"Banjarese Night" Even Promo Pariwisata dan Budaya Kalimantan Selatan

E-mail Cetak PDF

Gubernur KalSel, H. Rudi Ariffin memberikan kembang kepada Menbudpar Jero Wacik sebagai simbol persahabatanJakarta-Erawisata.com. Perhatian dan pengetahuan seni dan budaya Menbudpar Jero Wacik ternyata tidak diragukan lagi. Ini terlihat kita memberikan sambutan pada acara Banjarese Night di Hotel Borobudur, 7 Desember 2009 lalu.

Even yang digelar sebagai ajang promo budaya dan tradisi Kalsel.itu memberikan gambaran tentang pentingnya khazanah budaya tiap daerah. Jerro wacik mengungkapkan filosofi yang terkandung dalam papadah Banjar, dan menyebutkan di hadapan para Urang Banjar (orang Banjar-red) pada malam itu di Flores Room.

“Beberapa kata yang saya ingat, kayuh baimbai, jangan mamakai urang, -kalau tidak salah artinya jangan mengakali orang-, jangan bacakut papadahan, dan lainnya. Ternyata, leluhur Urang Banjar punya ajaran yang mulia soal hidup dan bermasyarakat sejak dulu,” kata Menbudpar Kabinet Indonesia Bersatu jilid dua ini.

Jero pun menghimbau agar suatu daerah sukses dalam strategi menarik minat wisata bagi turis mancanegara dan calon investor. Syaratnya, suatu daerah harus aman dan kondusif dulu. Selain itu, jangan sampai berlaku tidak jujur, apalagi sampai "mengakali" tamu yang datang.

"Percayalah, jika mereka (wisatawan) merasa dibohongi, mereka kapok dan tak akan datang lagi. Jika mental mengakali itu terus terjadi, iklim pariwisata akan suram. Ini yang harus kita jaga agar jangan sampai terjadi,” ungkapnya di hadapan para tamu undangan yang juga dihadiri perwakilan Negara sahabat seperti Saudi Arabia, Cina, Rusia, dan beberapa negara di Asean, serta tokoh-tokoh Kalsel di Jakarta.

Pada acara yang dikenal juga dengan sebutan “Malamnya Urang Banjar”, turut dipamerkan sejumlah kerajinan dan karya masyarakat Banjar. Ada kain tradisional, perhiasan, produk kesehatan, dan lain sebagainya. Tak lupa jamuan tari-tarian khas banjar, sajian musik tradisional, dan nyanyian melayu orang Banjar yang menghibur.

Terakhir Diperbaharui ( Sabtu, 12 Desember 2009 23:07 )  

Tambah komentar


Translate page



Tambah entry ke direktori Erawisata.com, Gratis tanpa daftar!

Agenda

There are no events at this time

b_pj

b1