Dahulu hidangan nasi kebuli terkait erat dengan tradisi, dan disantap bersama-sama seusai peringatan tradisi tersebut. Bukan hanya etnis Betawi atau orang
Hal senada juga berlangsung di Jawa Timur, di Kampung Arab Empang dan Lelongok, Bogor, Jawa Barat, serta Masjid Keramat Luar Batang, Jakarta Utara. Acara diawali shalawat, lalu melantunkan riwayat nabi, disusul ceramah sejumlah ulama sebelum akhirnya sampai pada acara makan nasi kebuli bersama.
Kini Nasi Kebuli tidak hanya dihidangkan pada acara-acara tradisi atau peringatan Maulid Nabi, tetapi mulai menjadi andalan menu beberapa rumah makan khas Timur Tengah. Restoran Puas yang sudah mempunyai beberapa cabang di
Nasi Kebuli Restoran Puas ini menyediakan versi asli dari daerah asalnya, maklum perintisnya adalah perempuan berdarah Hadramaut, Yaman Selatan. Menurut Wahyuni Mulyawati dan Ilse Harahap dalam bukunya “Hidangan Betawi” (PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta 2007), resep nasi kebuli memang berasal dari Yaman Selatan atau Hadramaut.
Namun masyarakat Betawi mengenal Nasi Kebuli dari pedagang
Nasi Kebuli
Berbeda dengan gaya Betawi, nasi kebuli resep asli Hadramaut di restoran Puas ini menebarkan aroma khas, ditaburi kismis dan potongan kenari, di topping dengan dua potong kambing goreng yang menebar aroma wangi. Spontan selera makan langsung bertambah.
Rasa nasinya cukup gurih, adanya rasa manis dari kismis dan wangi kenari, mantap banget. Apalagi Kambing gorengnya sangat empuk, tanpa berlama-lama mengunyah sudah terasa lembut di lidah. Komponen yang sama dengan
Seporsi Nasi Kebuli harganya Rp.22.500, dan untuk minuman istimewa khas Restoran Puas Rp.10.000. Ada beberapa menu minuman, yakni Bolion dan Teh Susu Arabia yang terdiri dari susu tawar pembuat kue, cengkeh, pala, kepulaga, dan gula. Setelah menyantap nasi kebuli, rasanya kurang afdol jika tidak minum Teh Susu Arabia, karena minuman ini sebagai penawar rasa mual dari daging Kambing.
Sementara jika kita memilih minum Bolion setelah makan, dijamin badan terasa sehat dan bugar, vitalitaspun akan meningkat, maklum Bolion ini terdiri dari kuning telur ayam kampung, kuah kaldu daging kambing, merica, kecap, dan jeruk nipis. Harganya hanya Rp.8.000 dengan satu butir telur, jika ingin lebih kuat mintalah dua butir kuning telur, cukup menambah Rp.2.000, sudah siap tempur.





