Didik Nini Thowok, pencipta tari bertajuk dua muka ini adalah nama besar di dunia seni. Menari di berbagai pagelaran seni event internasional sudah tak aneh lagi. Sampai sekarang, Didik masih mengembangkan dan memperkenalkan seni tari tradisional kepada generasi muda. Ia berharap kebudayaan Indonesia takkan menjadi punah apalagi direbut negara lain.
Seni mungkin telah menjadi darah daging baginya sejak kecil. Menurutnya, bakat seni itu harus selalu diolah walaupun sudah didapat dengan bakat sejak lahir. “Lebih baik lagi kalau ikut sanggar seni. Bakat bisa lebih mendekati sempurna dan harus terus diolah karena perkembangan seni juga mengikuti perkembangan jaman,” kata Didik. Ia juga menambahkan, semoga pemerintah semakin aktif dalam melestarikan dan menjaga seni budaya Indonesia.
Mengenai kolaborasi dalam dunia seni, Didik mengatakan, dalam seni, selain memerlukan sikap profesional, kecocokan adalah faktor utama. "Kalaupun dipaksakan, rasa seni yang didapat selalu kurang,” kata pria asal Jogja ini, menambahkan.








