Informasi Wisata Indonesia

Tuesday
Sep 07th
Text size
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Home Destinasi Wisata Religi Mengagumi Arsitektur Katedral

Mengagumi Arsitektur Katedral

KatedralElegan dan kokoh. Itulah kesan pertama ketika memasuki jalan Lapangan Banteng dan jalan Katedral ketika memandang gedung Gereja Katedral. Gereja yang letaknya berhadapan dengan Masjid Istiqlal ini, diresmikan pada tanggal 21 April 1901 dengan gaya arsitektur Neo Gotic. Inilah gereja katolik utama yang menjadi salah satu ikon Jakarta, dan menjadi wisata religi yang wajib di kujungi.

Ketika pertama kali dibangun, para pejabat genie (pasukan zeni) waktu itu menilai gedung gereja yang menghabiskan biaya 628.000 gulden, rancangan P.A Dijkmans sebagai gedung yang sangat kokoh, mengingat struktur gedung dan material yang digunakan sungguh-sungguh pilihan yang terbaik.

Gereja yang sudah berdiri lebih dari 100 tahun ini bentuk dasarnya merupakan salib sepanjang 60 meter, lebar bagian utama 10 meter ditambah 5 meter disetiap sisinya (aisle).

Pada tahun 1988 dilakukan pemugaran untuk memperbaiki kerusakan-kerusakan dan membersihkan lumut serta pengecatan ulang. Disamping itu juga dibangun gedung Pastoran dan gedung pertemuan yang baru dibagian belakang gereja.

Pada 13 Agustus 1988, purnakarya pemugaran gereja Katedral diresmikan oleh Bapak Soepardjo Roestam. Pada saat itu, beliau menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat R.I yang hadir mewakili Presiden Soeharto.

Tahun 2002 sempat dilakukan hal yang sama, demi melestarikan bangunan cagar budaya (BCB) ini. Bagi anda yang beragama lain dapat mengagumi karya arsitektur tanpa harus ke luar negri.

Selain itu terdapat Museum di balkon. Dulunya tempat ini digunakan untuk tempat paduan suara. Mengingat kondisinya sudah tidak memungkinkan lagi maka tempat ini dipergunakan untuk menyimpan benda-benda bersejarah.

Benda-benda yang dipamerkan di museum secara garis besar dikelompokkan sebagai alat-alat ibadah, kasula, patung-patung, buku-buku, lukisan dan foto serta ruang duduk (meja kursi). Museum terbuka untuk umum pada hari Senin, Rabu dan Jumat. Pukul 10.00 sampai 12.00.

 

Tambah komentar


Baca juga artikel lainnya di kategori Religi

Masjid Keramat Luar Batang 10 September 2009

Masjid Istiqlal Kebanggan Muslim Indonesia 14 April 2009

Pura Goa Lawah Yang Wah.. 11 Februari 2009

Masjid Kebon Jeruk 11 Februari 2009

Masjid An-Nawier di Pekojan 11 Februari 2009

- Seluruh konten kategori -

Translate page



Tambah entry ke direktori Erawisata.com, Gratis tanpa daftar!

Agenda

There are no events at this time

b_pj

b1