
“Kembangnya, Pak,” kata seorang Ibu menawarkan sebentuk pincuk dari daun pisang kepada seorang pegunjung ketika ingin memasuki pintu gerbang. Gerbang menuju makam. Makam yang mampu memberikan penghidupan kepada sebagian warga Luar Batang, karena ribuan orang peziarah yang datang setiap tahunnya.
Pada perkampungan di ujung utara Jakata, berdiri Masjid Luar Batang. Salah satu pusat wisata religi yang mampu memuaskan dahaga. Nama Luar Batang diambil dari kampung tempat berdirinya masjid.
Masjid ini juga sering dikenal dengan sebutan Masjid Keramat Luar Batang, karena ada makam yang dianggap memberi berkah bagi para peziarah yang berdoa di sana, makam tersebut adalah makam pendiri masjid dan muridnya yang keturunan Tionghoa.





Mendengar Pulau Bali, salah satu yang akan terlintas dalam benak kita adalah keindahan pura. Pulau para dewata ini hingga kini masih terus menjaga keindahan dan kesuciann...
Tidak terlalu sulit untuk mencari Masjid Kebon Jeruk yang menurut sejarah tercatat sebagai salah satu masjid tua di Jakarta. Dinas Kebudayaan dan Permuseuman telah mencan...


