Sebutan nama Pasar Baru, karena pasar ini pasar terakhir yang di bangun di sekitar Weltevreden (tempat yang menyenangkan) setelah Pasar Senen dan Pasar Tanah Abang. Untuk membedakan dengan kedua pasar sebelumnya, Daendles menyebut pasar itu dengan Pasar Baru (yang baru dibangun).
Lahan sebagai lokasi Pasar Baru adalah milik Daendles sendiri, yang telah dibeli dari warga pribumi. Pasar ini dibangun dengan tujuan untuk menjual kebutuhan masyarakat Eropa yang bermukim di Weltevreden. Pembangunan di mulai pada tahun 1821 dan kios (bangunan) di Pasar Baru mulai disewakan kepada pedagang yang umumya dari
Sejalan dengan perkembangannya Pasar Baru terkenal di kalangan para fotografer amatir maupun professional. Pasalnya di ujung lorong, di salah satu bangunan bertingkat, terdapat lokasi Bursa Kamera yang cukup lengkap. Mulai barang bergaransi, sampai yang bekas pakai ada di sini. Belum lagi ratusan kios yang menerima jasa service kamera.
Selain kamera, Pasar Baru juga gudangnya perlengkapan kecantikan dan salon. Hal menarik lainnya di Pasar baru bukan sekedar wisata belanja. Wisata budayapun dapat dinikmati jika kebetulan anda menjumpai festival pasar baru.
Festival Pasar Baru adalah festival tahunan yang diadakan dalam rangka Perayaan HUT DKI Jakarta ke 481. Festival ini dimeriahkan dengan berbagai kegiatan seperti lomba panjat pinang, jajanan khas Betawi, serta panggung hiburan. Tentu tidak ketinggalan adalah ondel-ondel yang nampak di berbagi sudut.
Dengan adanya "Festival Pasar Baru" dalam rangka memperingati hari jadi kota Jakarta, wisata belanja akan semakin bergairah. Karena pada even tahunan ini toko-toko di Pasar baru memberikan potongan harga sekitar 20 - 50 %. Inilah Pasar Baru, pasar yang selalu menampilkan sesuatu yang baru.





