
Sebutan nama Pasar Baru, karena pasar ini pasar terakhir yang di bangun di sekitar Weltevreden (tempat yang menyenangkan) setelah Pasar Senen dan Pasar Tanah Abang. Untuk membedakan dengan kedua pasar sebelumnya, Daendles menyebut pasar itu dengan Pasar Baru (yang baru dibangun).
Lahan sebagai lokasi Pasar Baru adalah milik Daendles sendiri, yang telah dibeli dari warga pribumi. Pasar ini dibangun dengan tujuan untuk menjual kebutuhan masyarakat Eropa yang bermukim di Weltevreden. Pembangunan di mulai pada tahun 1821 dan kios (bangunan) di Pasar Baru mulai disewakan kepada pedagang yang umumya dari



Destinasi









