Jakarta-Erawisata.com. Situasi dalam negeri yang kondusif yang ditandai dengan suksesnya pelaksanaan Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden 2009 yang berlangsung aman, mendorong meningkatnya pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) yang tahun ini mencapai 229,95 pergerakan dengan total pengeluaran sebesar Rp 128,77 triliun.
Meningkatnya pergerakan wisnus tahun ini berdampak terhadap industri pariwisata kita seperti perhotelan, restoran, maupun penjualan cindera mata yang meningkat, kata Menbudpar Ir. Jero Wacik, SE dalam Jumpa Pers Akhir Tahun 2009 di Balairung Gedung Sapta Pesona Jakarta, Rabu (30/12).
Menbudpar Jero Wacik yang didampingi ketua asosiasi pariwisata dan kebudayaan serta pejabat Eselon I Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata (Kemenbudpar) mengatakan, meningkatnya wisnus tahun ini diharapkan pula sebagai pertanda bahwa program Kenali Negerimu Cintai Negerimu (KNCN) berjalan dengan baik, "Saya berharap agar kita sebagai orang tua lebih banyak melakukan wisata di dalam negeri dari pada ke luar negeri, karena hal ini akan mendidik putra-putri kita agar lebih mencintai negeri sendiri, "kata Menbudpar.
Menurut Menbudpar banyak obyek wisata di daerah yang menarik dan layak untuk dikunjungi, tersebar di banyak provinsi yang belakangan ini gencar menggelar festival seni budaya dalam rangka menarik kunjungan wisatawan.
Terus terang, kata menteri, keindahan alam Indonesia tak kalah dengan negara tetangga. Juga, keaneragaman obyek wisata di Indonesia sangat melimpah, bahkan harga paket wisata Indonesia itu paling murah. Apalagi, makanan atau wisata kulinernya beraneka ragam. "Pariwisata Indonesia itu banyak kelebihan, karena itu saya sering mengatakan kenapa harus berwisata ke luar negeri, sedangkan pariwisata di dalam negeri jauh lebih menarik, "katanya.
Sumber : Budpar
