Jakarta-erawisata.com. Selain Pekalongan yang terlebih dahulu mempunyai Museum Batik, kini saatnya Jakarta memilikinya. Koleksi museum yang akan diisi dengan Batik dari seluruh Nusantara. Letak Museum ini bersebelahan dengan Museum Tekstil di jalan KS Tubun No.4 jakarta, dan akan dibuka untuk umum tahun 2010 nanti.
Sebagian koleksi didapat dari Yayasan Batik Indonesia yang telah siap membantu menyumbangkan sebagian koleksinya. Sementara Museum Tekstil sendiri telah memiliki koleksi batik sebanyak kurang lebih 800 helai yang berasal dari seluruh Nusantara, salah satunya duplikat dari Bendera Mataram.
Ini merupakan wujud nyata kontribusi pemerintah Jakarta terhadap batik, demi mewujudkannya menjadi budaya Indonesia ketiga yang diakui dunia sebagai warisan bukan benda (Intangible Cultural Heritage/ ICH).
Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta mengajak seluruh warga dan instansi, baik swasta maupun negri untuk memakai batik pada tanggal 2, Jumat nanti. Mengingat tanggal tersebut keputusan final diakuinya batik sebagai ICH.
“Ini sebagai bentuk dukungan moral dari masyarakat agar batik bisa dikukuhkan sebagai warisan budaya bukan benda," ujar Deputi Gubernur Bidang Budaya dan Pariwisata DKI Aurora Tambunan yang dikutip Warta Kota.
Khusus untuk batik khas Betawi, saat ini Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI sedang melakukan inventarisasi mengenai corak batik. “Budayawan Betawi saat ini sedang dalam proses menetapkan corak batik khas Betawi," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Arie Budhiman.








